Dibalik Nama Amazon, Toserba Online Paling Lengkap
2 min read

Dibalik Nama Amazon, Toserba Online Paling Lengkap

Dibalik Nama Amazon, Toserba Online Paling Lengkap

Amazon adalah toko online atau lebih tepatnya toko serba ada (toserba) online terbesar di dunia saat ini. Menbukukan pendapatan lebih dari 280 triliyun Dollar AS pada tahun 2019 lalu. Amazon juga menempatkan Jeff Bezos, founder dan CEO-nya sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Sejarah Singkat Amazon

Pada tahun 1994, Jeff Bezos mendirikan Cadabra, Inc. di Seattle, Washington dengan alasan talenta berbakat dari Microsoft juga ada di kota yang sama. Tidak lama berselang, Bezos mengganti nama Cadabra menjadi Amazon. Alasannya karena Cadabra sering salah didengar menjadi “Cadaver” (mayat) saat berbincang melalui telepon.

Menjelang akhir 1994, Bezos membeli domain relentless.com dan berencana menggunakan domain ini untuk nama toko online yang akan dibangunnya. Tapi, kemudian niat ini diurungkan karena seorang teman mengatakan bahwa nama ini terdengar “jahat”. Sampai hari ini, relentless.com masih dimiliki oleh Bezos dan diteruskan ke amazon.com.

Baru pada Juli 1995, Amazon mulai menjual buku pertamanya. Hanya dalam dua bulan, Amazon berhasil menjual buku ke seluruh negara bagian di Amerika Serikat, termasuk ke 45 negara berbeda.

Dalam dua tahun, tepatnya di tahun 1997, Amazon menjadi perusahaan terbuka, menjual saham perdana di harga $18 dengan kode saham AMZN, padahal Amazon saat itu belum menghasilkan profit sedikit pun.

Di awal tahun 2000an, Amazon menjadi salah satu dari sedikit e-commerce yang berhasil bertahan dalam dot-com bubble burst. Dengan pertumbuhan yang sangat pelan namun pasti, Amazon akhirnya mencatatkan profit sebesar $0.01 per lembar saham di tahun 2001.

Dibalik Nama Amazon

Nama “Amazon” sendiri dipilih oleh Jeff Bezos setelah melihat-lihat nama melalui kamus. Ada beberapa alasan kenapa Bezos memilih nama ini:

  1. Amazon didefinisikan sebagai tempat yang “eksotis dan berbeda“, hal yang dibayangkan Bezos untuk perusahaannya.
  2. Sungai Amazon adalah sungai terbesar di dunia, dia ingin perusahaannya menjadi toko buku terbesar di dunia.
  3. Amazon dimulai dengan huruf “A“, hal ini memang jadi favorit karena berada di bagian awal daftar alfabet.

Kehebohan di Kantor Amazon di Masa Awal Berdiri

Bel Pesanan

Saat masa-masa awal Amazon, sebuah bel akan berbunyi setiap ada pemesanan. Para karyawan akan berkumpul untuk melihat apakah mereka mengenal orang yang memesan buku tersebut. Tapi, seiring berjalannya waktu, bel ini jadi semakin sering berbunyi dan akhirnya dimatikan karena menganggu.

Buku Tentang Lumut, Penyelamat Amazon

Distributor buku mengharuskan Amazon untuk membeli 10 buku sekaligus. Tapi, Amazon pada awalnya tidak membutuhkan terlalu banyak buku atau lebih tepatnya, tidak memiliki cukup uang untuk itu.

Kemudian, tim di Amazon menemukan sebuah celah. Distributor memang mengharuskan mereka memesan 10 buku, tapi mereka tidak harus menerima semuanya. Jadi, Amazon akan memesan buku yang dibutuhkan lalu 9 buku tentang lumut yang selalu out of stock. Dengan cara ini, Amazon hanya harus membayar buku yang mereka terima.

Suka tulisan ini? Subscribe untuk lebih banyak lagi!