Dibalik Nama FedEx, Diselamatkan Oleh Blackjack
2 min read

Dibalik Nama FedEx, Diselamatkan Oleh Blackjack

Dibalik Nama FedEx, Diselamatkan Oleh Blackjack

FedEx adalah salah satu perusahaan pengiriman terbesar di dunia, mengirimkan lebih dari 1,2 milyar paket per tahunnya. Menjadi perusahaan pengiriman pertama yang mempopulerkan pengiriman kilat dalam semalam dan sistem tracking paket secara real-time yang sekarang sudah menjadi hal yang biasa.

Sejarah Singkat

FedEx tidak bisa dilepaskan dari foundernya yaitu Frederick W. Smith. Idenya mengenai overnight shipping (pengiriman kilat dalam semalam) sempat dituliskannya saat masih menjadi mahasiswa di Yale Univeristy.

Setelah lulus dari universitas, Smith menjadi bagian dari Marinir Amerika Serikat dan ikut serta dalam Perang Vietnam sebelum diberhentikan secara hormat.

Smith kemudian membeli perusahaan perawatan pesawat, Ark Aviation Sales yang kemudian fokus pada jual-beli pesawat bekas. Hingga akhirnya, dia memutuskan untuk mendirikan perusahaan Federal Express yang melakukan pengiriman ke 25 kota di Amerika Serikat.

Federal Express mengombinasikan antara pengiriman darat dan udara dengan memiliki pusat sorting di tengah.

Dibalik Nama FedEx

Frederick Smith memilih nama Federal Express (nama awal FedEx) karena kata “federal” dianggap patriotik dan menggambarkan keinginannya untuk menjadi bagian dari ekonomi nasional AS.

Nama ini juga dipilih karena memiliki kemiripan dengan Federal Reserve Bank, salah satu calon pelanggan potensial di masa awal berdirinya FedEx.

Walau proposalnya sempat ditolak oleh bank, tapi Smith memilih tetap menggunakan nama Federal Express karena menurutnya cukup mudah diingat dan akan menarik perhatian.

Rebranding Menjadi FedEx

Tahun 1994, Federal Express memutuskan untuk menggunakan “FedEx” sebagai nama resminya karena alasan marketing. “FedEx” sendiri sebenarnya sudah digunakan untuk menyebut Federal Express selama beberapa tahun sebelumnya.

Cerita Menarik Dibalik FedEx, Diselamatkan oleh Judi

Di masa awal FedEx berdiri, dikisahkan bahwa perusahaan hanya memiliki $5000 untuk biaya operasional. Dan ini bahkan tidak cukup untuk membayar biaya bahan bakar pesawat.

Frederick Smith kemudian membawa seluruh sisa uang perusahaannya ke Las Vegas, di sebuah meja blackjack, nasib perusahannya diadu.

Ajaibnya, dia kembali dengan $27,000. Uang ini sebenarnya hanya cukup untuk membuat FedEx bertahan selama seminggu, tapi Smith menganggap ini adalah sebuah pertanda yang baik yang kemudian berhasil mengumpulkan pendanaan baru senilai 11 juta dollar.

Suka tulisan ini? Subscribe untuk lebih banyak lagi!