Kerja dari Naik Coworking

Kerja selama beberapa jam dari Naik Coworking Space.

Kerja dari Naik Coworking

6 Mei 2021 kemarin, karena satu dan lain hal, saya tidak bisa bekerja dari rumah untuk beberapa jam.

Sebenarnya sih sudah ada tempat di Outpost Canggu kalau mau, tapi saya agak mager untuk ke Canggu, jadi saya mencari coworking space lain.

Ada beberapa pilihan seperti coworking space Bali lainnya Biliq dan Kembali di Seminyak atau G88 di Kerobokan. Tapi, pilihan saya akhirnya jatuh ke Naik Coworking.

Kenapa? Karena coworking space lain yang disebutkan sebelumnya sudah pernah saya datangi, dan sesuai tema saya tahun ini, saya ingin mencoba tempat baru.

Waktu pertama sampai, saya langsung disambut dengan sebuah kedai kopi kecil dengan nama Kopi Cukil, dengan tagline-nya yang langsung menarik perhatian.

Ngopilah Biar Lincah.

Dari om Barista asik di Kopi Cukil, saya diberitahu kalau Naik Coworking itu ada di lantai dua kedainya. Okelah, waktunya naik ke Naik Coworking.

Pas pertama kali masuk, nuansanya sesuai banget dengan ekspektasi saya. Daripada disebut "coworking space", Naik Coworking ini lebih pas disebut sebagai "coworking room", sebuah kamar untuk kerja bareng.

Nuasanya artistik dengan lukisan dan hasil karya dimana-mana. Kesan rustic interior yang dimiliki kedai kopi dibawahnya juga masih terbawa ke ruang coworking ini.

Fasilitas Naik Coworking

  • Limited seats banget. (dari hitung-hitungan kasar saya, ruangannya paling pas diisi hingga 8 orang saja).
  • High-speed internet.
  • Print GRATIS (tapi sewajarnya ya, kalau mau print skripsi pasti tidak diperbolehkan sih).
  • Gratis es teh, kopi atau air mineral.
  • Toilet.
  • Smoking Balcony.

Kenapa Kerja dari Naik Coworking?

Lokasi yang Strategis

Pertama adalah karena lokasinya. Lokasinya berada tepat di pinggir jalan dengan fasilitas parkir yang masih oke kalau bawa sepeda motor.

Tapi, jalannya bukan jalan utama, jadi tidak terlalu berisik dan ramai.

Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari minimarket, siapa tau perlu ngemil. Kalau males keluar dari lokasi, bisa juga pesan langsung dari kedai kopi yang ada di lantai bawahnya.

Lesehan!

Mungkin bukan favorit tiap orang, tapi bagi yang menikmatinya, lesehan di Naik Coworking ini nyaman banget, tinggi meja dan bantal duduknya berukuran pas.

Lokasi lesehannya juga membelakangi tembok, jadi bisa sambil senderan.

Internet yang Bener-Bener Kenceng

Saat melakukan testing kecepatan internetnya, saya mendapat kecepatan rata-rata 75 Mbps. Bukan hal aneh memang untuk sebuah coworking space punya kecepatan internet segini, tapi kecepatannya ini stabil banget untuk space sekecil Naik Coworking.

Ini bisa terjadi kemungkinan karena dua hal sih:

  • Provider internetnya memang bener-bener bagus dan pengaturan bandwidth0nya juga bagus.
  • Jumlah device/pengguna di Naik Coworking yang tidak terlalu banyak, jadi bandwidth tidak terbagi banyak juga.

Itu aja sih. Ini adalah tulisan pertama dari seri 📍 Places, seri tulisan semi-review untuk tempat-tempat menarik yang saya datangi. Tulisannya tidak selengkap dan sepanjang review pada umumnya, hanya kesan pertama ditambahkan sedikit opini pribadi.