Akhirnya Sembuh dari Plantar Fasciitis
Sejak beberapa tahun terakhir, tumit kiri saya selalu sakit saat baru bangun tidur. Awalnya sih mengira "oh mungkin kelelahan", sempat juga mikir "oh mungkin asam uratnya lagi tinggi".
Usut punya usut, ternyata Plantar Fasciitis.

Tapi tidak semua nyeri tumit itu Plantar Fasciitis ya. Gejalanya gimana tuh?
- Nyeri menusuk, terutama di area tumit atau telapak kaki dekat tumit.
- Nyeri paling parah saat melangkah pertama di pagi hari atau setelah lama duduk. Ini memang sangat umum untuk Plantar Fasciitis.
Kok bisa Plantar Fasciitis?
Kata dokter yang memeriksa saya, Plantar Fasciitis adalah kondisi peradangan pada jaringan plantar fascia — jaringan tebal yang menghubungkan tumit ke jari-jari kaki.
Kondisi ini umum terjadi pada orang dengan berat badan berlebih, atlet lari, usia di atas 40 tahun, serta pekerjaan yang mengharuskan berdiri lama. Pemakaian alas kaki tanpa arch support (datar) dan aktivitas fisik berlebih juga bisa jadi pemicu.
Cara Mengobati Plantar Fasciitis Gimana?
Saat konsultasi, hal pertama yang disarankan dokter adalah dua hal:
- Istirahat
- Kompres (dingin) pada area nyeri
Jika gejalanya belum parah dan tidak mengganggu aktivitas, dua hal ini biasanya cukup membantu. Dan untuk mempercepat penyembuhan, sangat disarankan memakai sepatu/sandal dengan bantalan empuk atau memiliki arch support yang baik.
Dengan metode ini, Plantar Fasciitis bisa sembuh dalam 4-6 mingguan.
Nah, terus saya coba yang mana? Tidak dua-duanya.
Karena Plantar Fasciitis saya cukup parah dan mengganggu, saya memutuskan untuk melakukan tindakan medis berupa suntikan kortikosteroid.
Hasilnya sembuh enggak? Jujur, hari pertama setelah disuntik masih sakit banget — lebih ke bekas suntikannya.
Suntik kortikosteroid di area plantar fascia ini memang katanya sangat sakit karena telapak kaki memiliki banyak jaringan saraf.
Saat menulis ini, sudah lebih dari 3 hari setelah tindakan dan rasanya enak banget.
Jalan kembali normal, bahkan sudah bisa lari kecil lagi (hal yang beberapa tahun terakhir saya hindari karena takut nyeri mendadak di tumit).
Kaki kanan saya juga ikut rileks karena selama ini jadi penopang utama saat tumit kiri kambuh.
Intinya? Kalau sakit, ke dokter. Udah itu aja.